polhukam.id-Situasi di Gaza semakin memprihatinkan dengan terus berlanjutnya serangan militer Israel, termasuk pemboman di Gaza selatan dan penembakan tank ke kamp-kamp pengungsi di pusat daerah tersebut.
Tel Aviv telah memperingatkan bahwa perang melawan Hamas mungkin akan berlangsung lama.
Serangan udara pada Senin pagi di Khan Younis dan Rafah meninggalkan warga Palestina tanpa perlindungan, dengan jumlah korban sipil yang terus meningkat.
Baca Juga: Tak Terkait Perang di Gaza, Puma Buka Suara Soal Akhiri Kontrak Sponsor dengan Timnas Israel
Penasihat keamanan nasional Israel, Tzachi Hanegbi, menyatakan bahwa perang mungkin akan berlangsung dalam hitungan bulan.
Penembakan tank di kamp-kamp pengungsi Bureij dan Maghazi di Gaza tengah menyebabkan banyak korban jiwa di antara warga sipil, dengan laporan 23 orang tewas akibat serangan semalam.
Keadaan kemanusiaan semakin memburuk, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa sistem perawatan kesehatan di Gaza "bertekuk lutut dan runtuh."
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!