polhukam.id-Situasi di Gaza semakin memprihatinkan dengan terus berlanjutnya serangan militer Israel, termasuk pemboman di Gaza selatan dan penembakan tank ke kamp-kamp pengungsi di pusat daerah tersebut.
Tel Aviv telah memperingatkan bahwa perang melawan Hamas mungkin akan berlangsung lama.
Serangan udara pada Senin pagi di Khan Younis dan Rafah meninggalkan warga Palestina tanpa perlindungan, dengan jumlah korban sipil yang terus meningkat.
Baca Juga: Tak Terkait Perang di Gaza, Puma Buka Suara Soal Akhiri Kontrak Sponsor dengan Timnas Israel
Penasihat keamanan nasional Israel, Tzachi Hanegbi, menyatakan bahwa perang mungkin akan berlangsung dalam hitungan bulan.
Penembakan tank di kamp-kamp pengungsi Bureij dan Maghazi di Gaza tengah menyebabkan banyak korban jiwa di antara warga sipil, dengan laporan 23 orang tewas akibat serangan semalam.
Keadaan kemanusiaan semakin memburuk, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa sistem perawatan kesehatan di Gaza "bertekuk lutut dan runtuh."
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran