Baca Juga: Gencatan Senjata Hamas-Israel: Pasukan PBB di Lebanon Diserang, Korban Berjatuhan?
Meskipun ada seruan global untuk gencatan senjata, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras untuk melanjutkan serangan hingga mencapai semua tujuannya, termasuk pembebasan tahanan, penghancuran Hamas, dan deradikalisasi Gaza.
Dukungan militer baru dari Gedung Putih menunjukkan komitmen mereka terhadap Israel, dengan penjualan senjata senilai 106 juta dolar AS untuk 14.000 amunisi tank.
Meskipun demikian, banyak pihak menilai bahwa Israel masih jauh dari mencapai tujuannya, dan akhir dari konflik tersebut masih terlihat jauh.
Baca Juga: Peluang Megawati Hangestri dan Red Sparks Vs Hyundai Hillstate di Putaran 3 Korean V League
Amerika Serikat juga terus melindungi Israel secara diplomatis di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan memveto resolusi yang menyerukan gencatan senjata.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyatakan bahwa keputusan mengenai durasi dan pelaksanaan pertempuran adalah hak prerogatif Israel.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: portalyogya.com
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran