polhukam.id-Starbucks kedai Kopi asal Amerika Serikat mengalami kerugian sangat besar hingga mencapai Rp186 triliun.
Pemicunya gegara Starbucks dituding sebagai perusahaan yang pro terhadap Israel dan mencuat di medsos.
Sejak awal konflik antara Hamas dengan Israel pecah pada 7 Oktober 2023, banyak perusahaan Amerika yang menawarkan dukungan kepada Israel.
Baca Juga: Bosen Cari Tempat Wisata yang Berbeda! Tiga Tempat Wisata Mangrove di Surabaya Ini Solusinya
Serangan Israel ke jalur Gaza pun menewaskan 18.000 warga Gaza.
Atas kebiadaban Israel itu, warga dunia menyerukan gerakan Boycott, Divestment, Sanctions (BDS) yaitu memboikot produk perusahaan yang terafiliasi kepada Israel.
Pemboikotan ini awalnya untuk menekan Israel dari segi ekonomi, sehingga mereka tidak dapat lagi membiayai militernya untuk menyerang ke jalur Gaza.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran