Baca Juga: Waspada! Kasus Covid-19 di Bandung 25 Orang Terkonfirmasi Positif, Pemkot Bandung Angkat Bicara
Starbucks sebenarnya tidak memberikan dukungan finansial kepada Israel.
Namun Starbucks ketahuan menggugat serikat pekerjanya yang memberikan dukungan kepada Palestina.
Atas tindakan itu, sejumlah negara kompak memboikot Starbucks hingga merugi 12 miliar dolar AS atau sekitar Rp 186 triliun (satuan kurs Rp 15.528).
Saham Starbucks juga turun 1,6 persen, menandai penurunan terpanjang sejak perusahaan tersebut berdiri pada tahun 1992.
Baca Juga: Kumpulan 25 Kata-Kata Lucu tentang Cinta, Bikin yang Baca Senyam-senyum Sendiri
Salah satu karyawan Starbucks asal Maroko mengatakan, bahwa perusahaan akan melakukan PHK massal lantaran penjualan yang turun drastis akibat boikot yang sedang berlangsung.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarfajar.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!