polhukam.id - Pada tahun 2023, dunia dihebohkan oleh gerakan boikot terhadap produk-produk asing yang mendukung Israel.
Gerakan ini dipicu oleh serangan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Salah satu produk yang menjadi sasaran boikot adalah produk dari PUMA.
PUMA adalah perusahaan multinasional yang memproduksi alas kaki, pakaian, dan aksesori atletik dan kasual.
Melansir dari laman resmi PUMA, Perusahaan ini didirikan oleh Rudolf Dassler pada tahun 1948, setelah ia berselisih dengan saudaranya, Adolf Dassler, yang mendirikan Adidas.
PUMA telah menjadi salah satu brand sepatu olahraga ternama di dunia.
Perusahaan ini telah mensponsori berbagai atlet dan tim olahraga, termasuk tim nasional sepak bola Israel.
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang