polhukam.id - Pada tahun 2023, dunia dihebohkan oleh gerakan boikot terhadap produk-produk asing yang mendukung Israel.
Gerakan ini dipicu oleh serangan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.
Salah satu produk yang menjadi sasaran boikot adalah produk dari PUMA.
PUMA adalah perusahaan multinasional yang memproduksi alas kaki, pakaian, dan aksesori atletik dan kasual.
Melansir dari laman resmi PUMA, Perusahaan ini didirikan oleh Rudolf Dassler pada tahun 1948, setelah ia berselisih dengan saudaranya, Adolf Dassler, yang mendirikan Adidas.
PUMA telah menjadi salah satu brand sepatu olahraga ternama di dunia.
Perusahaan ini telah mensponsori berbagai atlet dan tim olahraga, termasuk tim nasional sepak bola Israel.
Artikel Terkait
Misteri 4 Hari Netanyahu: Benarkah PM Israel Tewas Pasca Serangan Iran?
AS Menyesal Abaikan Tawaran Rahasia Zelensky: Teknologi Anti-Drone Ukraina yang Bisa Hentikan Iran
Israel Dihujani 150+ Roket Hizbullah: Serangan Terkoordinasi dengan Iran Picu Eksodus Massal
Skandal Uskup San Diego: Dana Gereja Raib untuk Rumah Bordil, Diberhentikan Paus!