"Warga sipil harus dilindungi," katanya.
Sebelumnya, Wall Street Journal yang mengutip para pejabat AS melaporkan terakhir minggu lalu Israel telah menyelesaikan perakitan setidaknya lima pompa air laut besar di dekat kamp pengungsi al-Shati di Gaza utara.
Pompa tersebut dapat mengambil air dari Laut Mediterania dan mengalirkan ribuan meter kubik per jam, dikutip dari Middle East Eye.
Kemudian, para pejabat AS mengatakan keputusan Israel untuk membanjiri terowongan dengan air dari Laut Mediterania adalah bagian dari strategi yang lebih luas yang digunakan untuk menghancurkan jaringan terowongan.
Mereka menduga terowongan tersebut digunakan Hamas untuk memindahkan pejuang dan senjata secara diam-diam di wilayah pesisir yang padat penduduknya.
Menurut para pejabat AS, sistem terowongan ini membentang sepanjang 300 mil (482 kilometer), dan penggunaan pintu antiledakan yang tebal sedang dikaji oleh pihak Israel.
Baca Juga: Usai Anis Baswedan menyebut Wakanda di Debat Capres 2024 digelar, sekarang jadi viral.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bpkpnews.com
Artikel Terkait
Eskalasi Baru! Iran Serang UEA, Israel Siagakan Seluruh Jet Tempur Hadapi Perang di Timur Tengah
2 Kapal AS Terjebak di Selat Hormuz: Iran Bantah Klaim Sukses Centcom, Situasi Genting!
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi