Militer Israel mengatakan pasukannya menargetkan pejuang Hamas di daerah tersebut. Dikatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut.
Menurut laporan kebebasan beragama internasional Departemen Luar Negeri AS untuk tahun 2022, diperkirakan ada 50.000 warga Kristen Palestina yang tinggal di Tepi Barat dan Yerusalem.
Sekitar 1.300 warga Kristen tinggal di Gaza, katanya. Beberapa orang Kristen juga merupakan warga negara Israel. Banyak umat Kristen Palestina tinggal di komunitas diaspora.
Baca Juga: H-7 Libur Natal dan Tahun Baru, 156.080 Kendaraan Sudah Tinggalkan Jabodetabek via Jalan Tol
Di Betlehem, Pendeta Munther Isaac, pendeta Gereja Natal Lutheran Injili, mengatakan air mata mengalir selama kebaktian Minggu. Banyak yang merasa cemas; beberapa sudah berkemas dan pergi.
Isaac adalah bagian dari kelompok yang melakukan perjalanan ke Washington untuk mengadvokasi gencatan senjata.
Israel, yang pasukannya dituduh menggunakan kekuatan berlebihan, mengatakan pihaknya bertujuan untuk menghancurkan Hamas dan menuduhnya membahayakan warga sipil.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran