“China miliki pangkalan militer dengan Natuna, yaitu Fiery Cross Reef yang dibangun sejak 2014.
Fiery Cross Reef sendiri adalah kepulauan karang yang terletak di area Kepulauan Spratly yang disengketakan banyak negara, sekitar 700 km dari Natuna.
Pangkalan militer itu sendiri memiliki landasan pacu yang cukup dipakai oleh bomber H-6”, terang PLA Daily pada 6 Januari 2021.
Sementara bomber H-6 memiliki jangkauan tempur hingga 6 ribu km.
Kepentingan AS di kawasan ini adalah melahirkan Indo-Pasifik yang bebas terbuka dari ancaman yang datang.
Sementara ancaman yang mereka maksud adalah China, ambil contoh Tiongkok yang masih kekeh mengklaim Laut China Selatan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!