polhukam.id - Seorang ayah berusia sekitar 30 tahun meninggal dunia pada hari Senin (25/12), setelah melompat dari lantai empat sebuah gedung apartemen bertingkat tinggi di Seoul, Korea Selatan.
Pria tersebut menggendong anaknya yang masih kecil, dalam upaya putus asa untuk melarikan diri dari kobaran api yang terjadi pada hari Natal.
Dia adalah salah satu dari dua korban tewas dari kebakaran yang terjadi di gedung apartemen di Banghak-dong, di distrik Dobong, Seoul.
Hingga Senin sore waktu setempat, 30 orang menderita luka-luka.
Menurut laporan berita lokal, pria yang berusia sekitar 30 tahun, istri dan dua orang anaknya yang berusia 7 bulan dan 2 tahun, merupakan penghuni unit yang berada tepat di atas lantai tiga dimana kobaran api bermula.
Sang istri yang saat itu berada di dalam unit apartemennya ikut melompat bersama seorang anak lainnya.
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang