URBANBOGOR.COM - Seorang teknisi software menderita luka serius setelah ia diserang oleh robot yang mengalami malfungsi di pabrik mobil listrik milik Tesla yang berlokasi di Austin, Texas.
Baca Juga: Ukraina Klaim Hancurkan Kapal Pendarat Rusia, Kremlin Konfirmasi Serangan Rudal di Crimea
Salah seorang saksi mata bercerita kepada Information, berkata bahwa robot yang dirancang untuk memindahkan bagian mobil, menjepit teknisi tersebut dan menancapkan cakar logamnya ke punggung serta lengan orang itu, meninggalkan jejak darah di lantai.
Karyawan tersebut bekerja memprogram software guna mengendalikan robot yang bertugas memotong bagian-bagian mobil dari potongan alumunium yang baru dicor.
Ketika dua robot telah dimatikan operator untuk dirawat, robot ketiga lupa dihentikan dan menyebabkan serangan tidak sengaja yang terjadi dua tahun lalu, ungkap saksi mata.
Artikel Terkait
Kode HTML Kosong? Ini Rahasia Menulis Artikel yang Tak Terbaca Mesin Pencari!
Stadion Langit NEOM: Fakta Mencengangkan di Balik Stadion Gantung 350 Meter untuk Piala Dunia 2034
46 Anak Gaza Tewas dalam 12 Jam: Ini Serangan Mematikan Israel Sejak Gencatan Senjata
45 Tewas dalam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Korban Didominasi Perempuan dan Anak-anak