Klaim Ukraina yang belum dikonfirmasi merilis kerugian Rusia setelah tiga bulan perang.
Disebutkan bahwa 1.300 tank, lebih dari 3000 kendaraan lapis baja, 600 artileri hancur dan hampir 30.000 tentara tewas.
Di lain pihak, Senator Kremlin Andrei Turchak mengatakan bahwa Rusia tetap memiliki kekuatan.
"Saya ingin mengatakan sekali lagi, bahwa Rusia ada di sini selamanya. Tidak ada keraguan tentang itu. Tidak akan ada jalan kembali ke Rusia masa lalu."
Akan tetapi, muncul tanda lain dari kelemahan dan indikator tingkat kematian Rusia yang tinggi, yakni penghapusan usia wajib militer maksimum.
Duma (majelis rendah) Rusia memilih untuk menghapus batas usia atas untuk wajib militer sehingga setiap pria di atas usia 18 tahun dapat melayani.
Sebelumnya, siapa pun yang berusia di atas 40 tahun tidak diizinkan.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!