“Itu bukan serangan bahkan terhadap Hizbullah, organisasi teroris," imbuhnya.
"Siapa pun yang melakukan hal ini melakukan serangan bedah terhadap kepemimpinan Hamas. Siapa pun yang melakukan hal ini mempunyai keluhan terhadap Hamas. Itu sangat jelas," ujarnya.
Hamas mengutuk kematian tersebut, sementara sekutunya Hizbullah mengatakan itu adalah serangan terhadap kedaulatan Lebanon.
Sementara itu, Perdana Menteri Lebanon menuduh Israel berusaha menyeret Lebanon ke dalam konfrontasi.
Arouri, 57 tahun, adalah tokoh paling senior Hamas yang terbunuh sejak Israel berperang dengan kelompok tersebut setelah serangannya pada 7 Oktober.
Pada hari itu, gelombang orang-orang bersenjata Hamas menyerbu Israel dan menyerang masyarakat di sekitar perbatasan, menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera sekitar 240 orang di Gaza.
Israel kemudian melancarkan serangan militer sebagai tanggapan, dengan tujuan menghancurkan Hamas.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianmassa.id
Artikel Terkait
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew
Iran Siapkan Ribuan Kuburan untuk Tentara AS: Persiapan Perang yang Bikin Dunia Bergetar
Trump Diingatkan Pentagon Siap Serang Iran: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Bertindak?