BEIRUT - Israel dilaporkan melakukan serangan drone yang menargetkan kantor Hamas di Beirut, Lebanon. Dalam serangan itu, Saleh Al-Arouri, wakil ketua Hamas, tewas bersama enam orang lainnya.
Pihak Hamas menyebut serangan tersebut sebagai 'pembunuhan pengecut' dan menangguhkan pembicaraan tentang gencatan senjata di Jalur Gaza serta kesepakatan penyanderaan dengan Israel.
Keputusan Hamas ini diumumkan setelah Saleh Al-Arouri, pemimpin senior Hamas, tewas dalam serangan drone Israel.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Raka Hadiri Panggilan Bawaslu Terkait Pembagian Susu di CFD Jakarta
Kematian Al-Arouri juga dibenarkan oleh Hamas dan dua komandan sayap militernya, Brigade Al-Qassam.
Serangan tersebut menambah ketegangan di kawasan tersebut dan memicu reaksi keras dari pihak Hamas.
Pernyataan resmi Hamas menyatakan bahwa tindakan Israel merupakan upaya untuk mematahkan semangat perlawanan mereka, namun, Hamas bersikeras bahwa mereka tidak akan goyah.
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?