Baca Juga: Pemkab Flores Timur Maksimalkan Layanan Kesehatan untuk Atasi Dampak Erupsi Lewotobi
"Ini membuktikan sekali lagi kegagalan musuh dalam mencapai tujuan agresifnya di Jalur Gaza," kata pernyataan resmi Hamas yang dikutip dari Al Jazeera.
Saleh Al-Arouri, yang juga menjabat sebagai wakil kepala biro politik Hamas sejak Oktober 2017, adalah pemimpin Hamas paling senior yang tewas dalam serangan Israel sejak pecahnya konflik di Gaza pada 7 Oktober.
Meskipun lahir di kota Aroura, Tepi Barat, Al-Arouri tinggal di pengasingan di Lebanon setelah menghabiskan 15 tahun di penjara Israel.
Baca Juga: Penipuan Modus Skema Segitiga Terungkap, Pelaku Narapidana Narkotika
Sejak pecahnya konflik di Jalur Gaza pada 7 Oktober, Israel telah melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti.
Hingga saat ini, korban tewas mencapai 22.185 warga Palestina dan 57.035 lainnya terluka, sebagian besar adalah anak-anak dan wanita.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: mediapedomanindonesia.com
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang