polhukam.id- Jumlah korban tewas akibat dua bom bunuh diri di Kota Kerman, Iran, mengalami penyesuaian menjadi 91 orang.
Dua orang lainnya meninggal dunia di rumah sakit karena luka-luka yang mereka alami. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Kepala Organisasi Darurat Medis Kerman, Seyyed Mohammad Saberi, setelah penyelidikan oleh para ahli forensik.
Awalnya, pihak berwenang menyebutkan bahwa 103 orang tewas dalam serangan tersebut. Namun, setelah penelitian lebih lanjut, jumlah korban tewas direvisi menjadi 91 orang.
Artikel Terkait
Trump Klaim Mojtaba Khamenei Tewas: Benarkah Rezim Iran Akan Runtuh?
Markas UNIFIL Diserang Israel, Personel TNI Jadi Korban: Apa yang Terjadi?
Iran Ancam Bom Universitas AS & Israel: Target Baru yang Bikin Dunia Kaget!
Kebocoran Kimia Mencekam di Israel: Serangan Rudal Iran Picu Lockdown Darurat di Beersheba