Menteri Luar Negeri AS akan mengunjungi Israel, basis Otoritas Palestina di Tepi Barat, dan lima negara Arab, Mesir, Yordania, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, menurut Departemen Luar Negeri.
"Kami tidak berharap setiap pembicaraan dalam perjalanan ini akan berjalan dengan mudah, Jelas ada permasalahan sulit yang dihadapi kawasan ini dan pilihan-pilihan sulit di masa depan," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller kepada wartawan.
“Tetapi Menteri Luar Negeri percaya bahwa ini adalah tanggung jawab Amerika Serikat untuk memimpin upaya diplomatik untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut secara langsung,” tambahnya.
Baca Juga: Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Serukan Warga Palestina Tolak Mengungsi dari Gaza dan Menuju Mesir
Pada hari Sabtu, Antony Blinken bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan untuk pembicaraan yang diperkirakan akan fokus pada perang di Gaza dan permintaan Ankara untuk jet tempur AS.
Pertemuan ini terjadi setelah Blinken mengadakan pertemuan dua jam dengan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan.
Kementerian luar negeri Turki mengatakan Blinken dan Fidan berbicara tentang "krisis kemanusiaan di Gaza, proses aksesi Swedia ke NATO, masalah bilateral dan regional."
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar