Kereta berhenti karena kenaikan air di sekitarnya, dan masyarakat setempat berusaha bertahan dengan berpikir kereta dapat menjadi tempat perlindungan yang aman.
Beberapa orang bahkan naik ke atap kereta, berharap menghindari dampak gelombang.
Namun, harapan itu pupus ketika gelombang berikutnya, yang lebih besar, menghantam kereta dengan kekuatan dahsyat.
Kereta terangkat dan dihantamkan ke rumah-rumah dan pohon-pohon di sepanjang rel.
Baca Juga: Fakta Kereta Api Taeyangho yang Digunakan Kim Jong Un, Jalannya Lambat Tapi Berlapis Baja!
Gelombang membanjiri gerbong, menciptakan kepanikan di antara penumpang yang berusaha menyelamatkan diri.
Ketinggian gelombang tsunami kala itu kisaran 7,5 hingga 9 meter di atas permukaan laut, menyebabkan kereta terendam dengan cepat.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: situbondo.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?