Rasmus Paludan, yang memiliki kewarganegaraan ganda Denmark dan Swedia, baru-baru ini membakar salinan Alquran di wilayah Frölunda, Boras, dan Trollhättan di provinsi barat daya Västergötland, yang dihuni oleh Muslim.
Sekitar 100 petugas polisi serta 10 petugas berpakaian preman dari badan intelijen Swedia SAPO telah menemani Paludan untuk melindunginya dari demonstran.
Artikel Terkait
Peringatan Terakhir Arab ke Iran: Apa Dampaknya Bagi Indonesia dan Dunia?
Joe Rogan Sebar Teori Netanyahu Sudah Meninggal? Ini Fakta yang Mengejutkan
Trump Ultimatum Iran 48 Jam: Hancurkan Pembangkit Listrik Nuklir Jika Selat Hormuz Tetap Tertutup?
Rudal Iran Hantam Yerusalem Saat Idulfitri, Begini Kondisi Terkini di Dekat Al-Aqsa