"Ada kopi saset yang jumlahnya sangat besar. Itu akan memberikan kontribusi pada kebutuhan bahan baku kopi, singkong, dan lainnya yang akan sangat bagus untuk para petani," tambahnya dikutip dari laman resmi kepresidenan.
Selain mengunjungi industri pengolahan kopi, Presiden Jokowi juga mengeksplorasi potensi industri pengolahan rumput laut di Filipina, W Hydrocolloids Inc.
Baca Juga: Lawatan di Filipina, Ini Tiga Bidang Kerjasama yang Disepakati Jokowi dan Ferdinand Marcos
Ia menyatakan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri ini mengingat potensi wilayah pesisir yang besar.
"Ini sebuah peluang bagi petani rumput laut kita. Kita bisa kembangkan di seluruh Tanah Air karena kita memiliki pesisir yang sangat panjang," katanya.
Jokowi berharap pengolahan rumput laut di Indonesia dapat terus meningkat, memberikan nilai tambah bagi para petani, dan bahkan menjadi produk ekspor.
Namun para petani perlu dipersiapkan agar memiliki kapasitas yang lebih besar.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: banyumas.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!