polhukam.id - Semakin memanas, serangan demi serangan terus dilancarkan Amerika Serikat dan Inggris terhadap Houthi sebagai tanggapan atas serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah.
Semalam saja, sasaran militer Houthi di Yaman telah digempur oleh Amerika Serikat dan Inggris melalui wilayah laut dan udara.
Saksi mata di Yaman pun membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan seluruh negeri memanas dengan ledakan.
Diketahui sebelumnya, serangan-serangan tersebut menargetkan beberapa pangkalan militer milik Houthi.
Diantaranya adalah pangkalan militer yang berdekatan dengan Bandara Sanaa, situs militer dekat Bandara Taiz, pangkalan angkatan laut Houthi di Hodeidah, dan situs militer di Provinsi Hajjah.
Sementara Presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengatakan, serangan tersebut sebagai bentuk ancaman bahwa Amerika Serikat dan sekutu tak akan membiarkan Houthi menyerang pihaknya atau membahayakan kebebasan navigasi.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!