Seperti perkiraan banyak pihak, AS dan Inggris serang Houthi di Yaman, tidak kurang dari 24 jam setelah resolusi DK PBB pada Kamis kemarin.
Ketegangan di Laut Merah sejak awal Perang Gaza, pada akhirnya akan menjadi jalan bagi AS dan Inggris serang Houthi di daratan Yaman.
Tensi politik dan militer di Timur Tengah semakin memanas dengan keputusan AS dan Inggris serang Houthi di Yaman.
Serangan ini tak pelak menimbulkan kekhawatiran dunia internasional adanya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, pada hari Kamis kemarin, Presiden Joe Biden mengatakan bahwa dia tidak akan ragu-ragu untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan.
“Serangan yang ditargetkan ini adalah pesan yang jelas bahwa Amerika Serikat dan mitra kami tidak akan mentolerir serangan terhadap personel kami atau membiarkan aktor-aktor yang bermusuhan membahayakan kebebasan navigasi,” kata Biden tidak lama setelah serangan tersebut.
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?