Berbicara pada konferensi pers setelah pertemuan khusus para pemimpin Uni Eropa selama dua hari baru-baru ini, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen memuji keputusan untuk “menghapus ketergantungan pada bahan bakar fosil sesegera mungkin.”
Dia menjelaskan bahwa rencana REPowerEU bertujuan untuk keluar dari penggunaan bahan bakar fosil Rusia dengan pembelian bersama, mengamankan pasokan gas melalui interkoneksi yang lebih baik, dan menghasilkan “investasi besar-besaran dalam energi terbarukan.”
Setelah berdiskusi dengan para pemimpin UE, Komisi Eropa mengusulkan untuk “mendukung program itu dengan dana EUR300 miliar,” ucap von der Leyen.
Pengumuman itu muncul setelah para pemimpin Uni Eropa mencapai kesepakatan politik tentang paket sanksi keenam terhadap Rusia, yang mencakup pelarangan 90 persen impor minyak Rusia pada akhir tahun ini.
Ketua Komisi Eropa mengatakan perang Rusia di Ukraina adalah "pengingat akan kebutuhan untuk memperkuat kapasitas pertahanan Uni Eropa."
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!