polhukam.id - Misi PBB untuk Palestina mengecam postingan Menlu AS, Antony Blinken di media sosial saat menanggapi perang Israel-Hamas yang memasuki hari ke-100.
Dalam postingannya itu, Blinken sama sekali tidak menyinggung soal tewasnya sekitar 24.000 warga Palestina yang terbunuh di Jalur Gaza.
“Memalukan bagi mereka yang tetap terlibat dan tidak menyerukan gencatan senjata segera di Gaza. Mereka memalukan,” kata misi tersebut dalam sebuah postingan di X, sebelumnya Twitter, pada hari Senin, 15 Januari 2024.
Postingan Blinken di media sosial pada Minggu malam hanya merujuk pada tawanan yang diambil oleh Hamas.
Ia mengatakan AS telah berjanji untuk membawa mereka kembali karena “100 hari penahanan di Gaza terlalu lama”.
Sebanyak 24.100 warga Palestina – termasuk lebih dari 9.600 anak-anak – tewas dan sekitar 61.000 lainnya terluka dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober, hari dimana Hamas melancarkan serangan mendadak di dalam wilayah Israel.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew