polhukam.id - Dua anak termasuk di antara lima orang yang dilaporkan tewas dalam serangan rudal Iran di Erbil di wilayah semi otonom Kurdi Irak yang diduga menjadi markas Mossad Israel.
Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mengaku bertanggung jawab atas serangan itu dan mengatakan pihaknya menargetkan markas Mossad dan pangkalan militer yang menampung pasukan AS.
Anak-anak, berusia 11 dan 18 bulan termasuk diantara yang tewas oleh serangan rudal Korps Pengawa Revolusi Islam Iran, pada Senin malam, media Kurdi melaporkan.
Baca Juga: Berkendara dengan Gaya dan Kenyamanan: Alasan Populer Memilih Vespa Matic sebagai Motor Pilihan
Seorang pengusaha juga terbunuh. Media pemerintah Iran mengatakan Peshraw Dizayee memiliki "hubungan dekat" dengan Mossad, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Teheran juga melancarkan serangan di Suriah barat laut, mengejar ekstremis ISIS menyusul serangan baru-baru ini di Iran,
Termasuk pemboman di dekat makam ahli strategi Pasukan Quds IRGC Qassem Suleimani.
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?