polhukam.id - MENURUT penelitian terbaru, Tibet mungkin akan terpecah dan alami lengkungan bagian atas lempeng tektonik India akibat tumbukan berkelanjutan.
Studi yang baru-baru ini dipresentasikan dalam pertemuan tahunan American Geophysical Union menyoroti kompleksitas geologi di bawah Himalaya, rangkaian pegunungan tertinggi di dunia.
Para peneliti menemukan bukti adanya retakan dan robekan yang meluas, yang membentang ratusan kilometer di seluruh lempeng.
Baca Juga: Makin Kritis, Gletser Himalaya Menghilang 65 Persen dalam 9 Tahun Akibat Perubahan Iklim
Retakan ini bisa menjadi awal terjadinya gempa bumi di masa depan, yang berpotensi menimbulkan ancaman signifikan bagi jutaan orang yang tinggal di wilayah tersebut.
Pegunungan Himalaya terus mengalami pertumbuhan karena adanya tabrakan antara dua lempeng tektonik, yaitu Hindia dan Eurasia.
Dampak dari tumbukan lempeng samudera dan lempeng benua sudah diketahui oleh ahli geosains.
Baca Juga: Mencari ‘Viagra Himalaya’ Yarsagumba, 5 Orang Hilang Terkubur Salju Longsor di Nepal
Artikel Terkait
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman