Akan tetapi sejauh ini, ancaman penggunaan nuklir oleh Rusia berulang kali hanya dianggap sebatas pepesan kosong.
Salah satu contohnya ketika Presiden Vladmir Putin mengumumkannya dalam periode pertama invasi negaranya ke Ukraina pada Februari 2022 lalu.
Ancaman tersebut dilontarkan ketika NATO hendak mencoba mengintervensi keputusan Rusia.
Baru-baru ini pula, Sputnik News mengabarkan bahwa kekuatan nuklir strategis yang dikembangkan sejauh ini semata-mata hanya bertujuan untuk menyelamatkan posisi Rusia di peta dunia.
Putin dalam pidatonya di hadapan Dewan Kementerian Pertahanan Rusia melihat ini sebagai langkah antisipasi ancaman militer dari lawan geopolitiknya yang semakin meningkat dan variatif.
"Mengingat perubahan sifat ancaman militer dan munculnya risiko militer dan politik baru, peran triad nuklir, yang menjamin keseimbangan kekuasaan, keseimbangan kekuatan strategis di dunia, telah meningkat secara signifikan," kata Putin dikutip dari laman National Interest pada Selasa, 16 Januari 2024.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran