Tak hanya itu, Gibran juga mengusulkan pendekatan melalui mekanisme produktivitas para petani, termasuk Smart Farming dan keterlibatan generasi muda.
"Dan, jangan lupa mekanisasi. Kita ingin meningkatkan produktivitas para petani, pakai RMU, combine harvester, dan juga kita libatkan generasi muda melalui smart farming. Pakai Internet of Things (IoT) untuk melihat pH tanah, keasaman tanah, kesuburan tanah, dan menggunakan drone untuk penyemprotan pestisida," jelas Gibran.
Dengan menggarisbawahi strategi konkret tersebut, Gibran memberikan gambaran bahwa pihaknya memiliki rencana nyata untuk mengatasi perubahan iklim dan meningkatkan kualitas pangan.
Sementara itu, catatan Cak Imin yang disoroti oleh Gibran menjadi sebuah sorotan menarik dalam perdebatan tersebut, menunjukkan kepentingan para calon dalam menggali ide-ide konstruktif untuk kemajuan bangsa.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: akarsari.com
Artikel Terkait
7 Kapal Tanker Malaysia Terjebak di Selat Hormuz: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Trump Sebut MBS Kissing My Ass: Fakta di Balik Pernyataan Kasar yang Menggemparkan
Iran Klaim Hancurkan 6 Kapal AS di Teluk: Operasi True Promise 4 Picu Eskalasi Baru?
Lebih dari 300 Tentara AS Terluka: Mengapa Cedera Otak Jadi Ancaman Tersembunyi Perang Modern?