polhukam.id - Beberapa waktu lalu, upaya Arab Saudi untuk mengakuisisi jet tempur Eurofighter Typhoon sempat mendapat penolakan dari Jerman.
Akan tetapi, penolakan untuk membeli Eurofighter Typhoon tersebut dicabut setelah Inggris menilai Arab Saudi telah memberikan jaminan bagi keamanan Israel.
Bersamaan dengan dicabutnya embargo pembelian Eurofighter Typhoon, Arab Saudi justru dikabarkan berencana untuk menambah jumlah pembelian Rafale yang sebelumnya sudah disepakati.
Baca Juga: PLN Sediakan Vending Machine UMKM Bagi yang Ingin Membeli Oleh Oleh Khas Jakarta di Stasiun Gambir
Keputusan Jerman untuk mencabut penolakan penjualan Eurofighter Typhoon ke Arab Saudi terbilang mengejutkan.
Pasalnya, hal ini memicu persaingan terbuka antara pesawat tersebut dengan Rafale untuk berebut pangsa pasar di dunia internasional.
Sebagaimana diketahui, jet tempur asal Eropa sedang mengalami krisis pelanggan di negaranya sendiri.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran