Pada saat itu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan merilis sebuah memorandum dan meminta kepada publik untuk menggunakan nama “Turkiye” dalam setiap bahasa.
Selain itu, Presiden Erdogan juga mengimbau kepada para perusahaan untuk bisa menggunakan label “Made in Turkiye” bagi keperluan ekspor barang perusahaan tersebut.
Makna Turkiye bagi Presiden Erdogan merupakan representasi dan ekspresi terbaik dari budaya, peradaban, dan nilai-nilai rakyat Turki.
Penulisan Turkiye yang merupakan nama baru dari negara tersebut ditulis lengkap dengan umlaut (dua titik) di atas huruf “u”.
Adanya pergantian nama Turkey ini sekaligus mengubah ejaan bahasa Inggris nama negara Turkey dari yang semula tur-kiy menjadi tur-key-yay. Nama tersebut sudah resmi digunakan secara Internasional.
Kabarnya, Presiden Erdogan mempercayai perubahan nama negara dari Turki menjadi Turkiye ini bisa mewakili rakyatnya secara lebih otentik.
Tidak hanya itu, Turkiye juga tidak lagi ingin dikaitkan dengan kalkun yang dalam bahasa Inggris disebut turkey.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!