polhukam.id - TIGA anggota militer AS tewas dan sedikitnya 25 lainnya terluka dalam serangan pesawat tak berawak di timur laut Yordania dekat perbatasan Suriah, kata militer Amerika Serikat.
“Meskipun kami masih mengumpulkan fakta-fakta serangan ini, kami tahu bahwa serangan itu dilakukan oleh kelompok militan radikal yang didukung Iran yang beroperasi di Suriah dan Irak,” kata Presiden AS Joe Biden dalam sebuah pernyataan pada Minggu.
Dia mengatakan AS “akan meminta pertanggungjawaban semua pihak yang bertanggung jawab pada waktu dan cara yang kami pilih.”
Perlawanan Islam di Irak, sebuah kelompok payung kelompok bersenjata yang didukung Iran, mengklaim serangan yang menargetkan tiga pangkalan, termasuk satu di perbatasan Yordania-Suriah.
Yordania pada Minggu mengutuk “serangan teroris” terhadap pos terdepan militer di dalam perbatasannya dengan Suriah dan mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Washington untuk mengamankan perbatasannya.
Dalam pernyataan resmi pertama mengenai serangan itu, sekutu AS, Jordan, mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Washington untuk memerangi terorisme.
Artikel Terkait
AS Perintahkan Warga Segera Pergi dari Timur Tengah! Iran Serang Pangkalan Militer AS di 7 Negara
Istri Khamenei Tewas Usai Koma: Dibalik Serangan Epic Fury yang Lumpuhkan Iran
Arab Saudi Bantah Keras! Benarkah Mereka Lobi AS untuk Serang Iran?
Kilang Aramco Terbakar! Serangan Drone Iran Guncang Pasar Minyak Global, Apa Dampaknya?