polhukam.id. Joe Biden mengatakan dia telah mengambil keputusan tentang bagaimana menanggapi serangan pesawat tak berawak yang menewaskan anggota militer AS di Yordania.
Ketika ditanya oleh wartawan ketika dia meninggalkan Gedung Putih apakah dia telah memutuskan bagaimana menanggapinya, presiden AS menjawab: "Ya."
Baca Juga: Presiden Joko Widodo Memberikan Bantuan Pangan Ke Masarakat Akibat Naiknya Harga Beras
Ia menambahkan: "Saya rasa kita tidak memerlukan perang yang lebih luas di Timur Tengah. Bukan itu yang saya cari."
Kemarin, para pejabat mengatakan pasukan Amerika mungkin telah salah mengira pesawat tak berawak musuh sebagai pesawat Amerika dan membiarkannya lewat tanpa hambatan ke pangkalan gurun di Yordania di mana pesawat itu menewaskan tiga tentara Amerika.
Selain tiga tentara yang tewas, Pentagon mengatakan lebih dari 40 tentara terluka dalam serangan pada hari Minggu, sebagian besar menderita luka sayat, memar, cedera otak, dan luka serupa.
Ketika ditanya apakah kegagalan menembak jatuh drone musuh adalah "kesalahan manusia", juru bicara Pentagon Sabrina Singh menjawab bahwa Komando Pusat AS masih menilai masalah tersebut.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran