Serangan tersebut telah memaksa beberapa perusahaan pelayaran besar untuk menghindari wilayah tersebut demi memilih rute yang lebih panjang, dan karena itu lebih mahal, yang menyebabkan penundaan pengiriman dan memaksa beberapa pabrik di Eropa untuk menghentikan sementara produksinya.
Hal ini, pada gilirannya, menimbulkan kekhawatiran bahwa inflasi, yang di negara-negara Barat berada dalam tren menurun dalam beberapa bulan terakhir, dapat mulai meningkat lagi dan meninggalkan dampak yang lebih jangka panjang terhadap perekonomian.
Sejauh ini hanya lima negara anggota yang secara terbuka mengindikasikan bahwa mereka akan berpartisipasi dalam misi tersebut: Belgia, Prancis, Jerman, Yunani, Italia.
Rincian yang masih perlu diselesaikan sebelum tanggal 19 Februari mencakup personel dan kemampuan militer apa yang akan ditugaskan untuk misi tersebut, negara mana yang akan memimpinnya, dan di mana markas besarnya akan berlokasi.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: beritasenator.com
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran