Gedung Putih juga mengumumkan keputusan baru untuk menghukum pelaku 'kekerasan pemukim ekstremis' di Tepi Barat.
Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kekerasan pemukim menimbulkan ancaman besar terhadap perdamaian, keamanan, dan stabilitas di Tepi Barat, Israel, dan kawasan Timur Tengah.
Juga mengancam keamanan nasional dan kepentingan kebijakan luar negeri Amerika.
Perintah eksekutif tersebut bertepatan dengan kunjungan Biden pada hari Kamis ke Michigan, negara bagian Midwestern yang merupakan rumah bagi komunitas Arab Amerika yang besar.
Baca Juga: AS dan Prancis Kecam Keras Rencana Israel Gusur Warga Palestina di Gaza: Retorika Ini Menghasut
Reaksi Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tampaknya menolak langkah AS tersebut, dengan mengatakan bahwa mayoritas pemukim Tepi Barat adalah warga negara yang taat hukum.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: senayanpost.com
Artikel Terkait
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew
Iran Siapkan Ribuan Kuburan untuk Tentara AS: Persiapan Perang yang Bikin Dunia Bergetar