Dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Italia, RAI, yang dijadwalkan disiarkan Kamis (12/5/2022), Zelensky pun menyampaikan bahwa Ukraina tidak akan pernah mengakui Krimea sebagai bagian dari Rusia. Moskow diketahui mencaplok Krimea pada 2014.
“Krimea selalu memiliki otonominya, ia memiliki parlemennya, tapi di dalam Ukraina,” ucapnya dalam kutipan wawancara yang dirilis lebih dulu.
Pada kesempatan itu, pewawancara turut menyodorkan pertanyaan perihal komentar Presiden Prancis Emmanuel Macron yang memperingatkan terhadap segala penghinaan terhadap Putin.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!