“Kami ingin tentara Rusia meninggalkan tanah kami, kami tidak berada di tanah Rusia. Kami tidak akan menyelamatkan muka Putin dengan membayar dengan wilayah kami. Itu tidak adil,” jawab Zelensky.
Dalam komentar lain, Zelensky mengatakan, masa depan Rusia harus dipikirkan. “Kita harus memilikirkan masa depan Rusia. Saya sebagai presiden Ukraina mengatakan Rusia adalah tetangga kami. Akan ada presiden lain, presiden lain, dan generasi lain,” ujarnya.
Rusia dan Ukraina telah menggelar beberapa putaran pembicaraan. Namun belum ada kesepakatan mengenai gencatan senjata dan penghentiaan pertempuran. Kremlin pun sempat mengungkapkan bahwa materi-materi hasil pertemuan belum cukup untuk dibahas di pertemuan tinggi antara Putin dan Zelensky.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!