JAKARTADAILY.ID - Gedung Putih mengatakan serangan balasan yang dilakukan Amerika Serikat terhadap 85 lokasi di Irak dan Suriah terkait milisi yang didukung Iran pada Jumat malam, 2 Februari 2024, hanya berlangsung selama 30 menit.
"Dan serangan itu tampaknya berhasil," kata Gedung Putih.
Dalam serangan balasannya, AS berhasil menewaskan 16 milisi pro Iran dan melukai 25 orang.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby mengatakan kepada wartawan bahwa AS meluncurkan pesawat pengebom B-1 yang membawa lebih dari 125 amunisi berpemandu presisi.
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad