Baca Juga: Amerika Serikat Lancarkan Serangan Udara di Suriah dan Irak Bentuk dari Serangan Balasan
Meski demikian, Hamdan juga membenarkan bahwa kelompok tersebut telah menerima proposal gencatan senjata yang dirancang oleh mediator di Paris, ia mengatakan kesepakatan belum tercapai dan rencana tersebut tidak memiliki beberapa rincian yang jelas.
"Kami akan mengumumkan posisi kami (segera), berdasarkan keinginan kami untuk mengakhiri agresi yang diderita rakyat kami secepat mungkin," tambahnya.
Sumber Hamas saat ini juga tak daim, mereka mengatakan usulan gencatan senjata tiga tahap saat ini mencakup jeda awal pertempuran selama enam minggu, di mana beberapa sandera dibebaskan untuk tahanan Palestina, dengan potensi perpanjangan.
Hamdan, yang gerakannya menuntut gencatan senjata total sebelum perjanjian apa pun, juga mengecam "kampanye disinformasi Israel" yang bertujuan "mendistorsi" posisi Hamas.
"(Israel) menolak semua inisiatif yang dibuat sejauh ini untuk melanjutkan agresi," tegasnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: pilihanindonesia.com
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar