polhukam.id- Pejabat senior Hamas baru-baru ini mengatakan bahwa kesepakatan akhir belum tercapai terkiati gencatan senjata tentatif untuk menghentikan perang yang hampir terjadi selama empat bulan dengan Israel di Gaza.
Sampai saat ini Hamas sedang mengkaji usulan yang diajukan oleh Israel hingga Amerika Serikat (AS).
Dilansir AFP, Minggu (4/2/2024), para pemimpin Hamas sedang mengkaji terkait usulan kerangka kerja yang telah diajukan oleh para pejabat tinggi Israel, Qatar, Mesir dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Saham Meta Meroket Drastis 20 Persen Usai Kinerjanya yang Topcer
Bahkan seorang pejabat tinggi Hamas, Osama Hamdan, mengatakan bahwa dibutuhkan lebih banyak waktu untuk mengumumkan posisinya saata ini.
"(Diperlukan lebih banyak waktu untuk) mengumumkan posisi kami", ucap Hamdan di Lebanon.
Hamdan juga telah menegaskan saat konferensi pers bahwa pergerakannya "telah berulang kali mengatakan" pihaknya "terbuka untuk mendiskusikan inisiatif apa pun, mengakhiri agresi biadab terhadap rakyat Palestina" saat ini.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!