MalangNetwork.com – Insinyur asal Indonesia sedang diselidiki atas dugaan pencurian data dan teknologi jet tempur KF-21 yang saat ini sedang dalam pengembangan.
Menurut sumber di Badan Administrasi Akuisisi Pertahanan (DAPA) dan Defense Counterintelligence Command (DCC) Korea, para insinyur yang dikirim ke Korea Aerospace Industries (KAI) dicurigai menyimpan data pengembangan KF-21 di USB.
Diduga data yang dicuri berupa 129 teknologi yang berkaitan tentang jet tempur KF-21.
Jet tempur ini diketahui memiliki 4 teknologi kunci.
Dua diantaranya adalah radar dan pengindera infra merah yang hanya diberikan Amerika Serikat kepada Korea Selatan.
Tim penyelidik dari Badan Intelijen Korea dan DCC telah sedang menyelidiki kasus tersebut dan melarang Insinyur Indonesia tersebut meninggalkan Korea Selatan.
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?