polhukam.id - RIBUAN orang pada hari Sabtu, 3 Februari 2024 berkumpul di Perancis dan Swiss untuk menyerukan gencatan senjata segera di Jalur Gaza.
Di Paris, ratusan pengunjuk rasa, yang membawa bendera Palestina dan Afrika Selatan, mengecam serangan Israel yang sedang berlangsung di Gaza, menurut koresponden Anadolu.
Mereka mengkritik Presiden Prancis Emmanuel Macron atas “keterlibatannya” dalam serangan Israel terhadap warga Palestina, para pengunjuk rasa mendesak pemerintah untuk berupaya mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.
Baca Juga: Tentara Israel Lakukan Lebih dari 1.500 Operasi untuk Evakuasi Personel yang Terluka dari Jalur Gaza
Unjuk rasa yang dimulai pada sore hari tersebut digabungkan dengan demonstrasi lain yang diadakan pada waktu yang sama menentang undang-undang imigrasi yang banyak ditentang.
Undang-undang imigrasi, yang dituduh dipengaruhi oleh kelompok sayap kanan, diadopsi oleh parlemen pada bulan Desember, dan sebagian disetujui oleh Dewan Konstitusi pada minggu lalu.
Di Jenewa, ribuan pengunjuk rasa berbaris melalui pusat kota untuk mendukung rakyat Gaza.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran