"Pahlawan kita tidak menyerah posisi di Sievierodonetsk. Di kota, pertempuran jalanan yang sengit terus berlanjut," kata Zelenskiy dalam pidato video, Senin (6/6/2022), dilansir Reuters.
"Dan Donbas Ukraina berdiri, berdiri kuat," tambahnya mengacu pada wilayah di mana Sievierodonetsk berada.
Tidak jelas pihak mana yang lebih unggul, dengan "situasi berubah dari jam ke jam", Oleksandr Stryuk, kepala administrasi di Sievierodonetsk, mengatakan di televisi.
Terdiri dari provinsi Luhansk dan Donetsk, kota tersebut telah menjadi target utama serangan Rusia di Donbas saat invasi Kremlin berlanjut dalam perang gesekan yang telah melihat kota-kota dihancurkan oleh rentetan artileri.
Kementerian pertahanan Ukraina mengatakan Rusia juga mengerahkan pasukan dan peralatan ke dalam upayanya untuk merebut kota terbesar yang masih dikuasai Ukraina di Luhansk.
Gubernur Luhansk Serhiy Gaidai mengatakan sebelumnya pada Senin bahwa situasinya telah memburuk setelah para pemain bertahan Ukraina telah mendorong mundur Rusia selama akhir pekan karena mereka tampaknya hampir meraih kemenangan.
Artikel Terkait
Hukuman Mati untuk Mantan Presiden Korsel: Fakta Mengejutkan di Balik Upaya Kudeta 2024
Rial Iran Rontok Parah: 1 Dolar AS = 1,1 Juta Rial, Apa Penyebabnya?
Meninggal di Usia 142 Tahun, Pria Saudi Ini Tinggalkan 134 Keturunan dan Pernikahan Terakhir di Usia 110!
Perang Dunia III Sudah Dimulai? Pakar Rusia Ungkap Bentuk dan Medan Tempur yang Tak Disadari Banyak Orang