"Kota Kremenchuk, wilayah Poltava, menerima serangkaian serangan kuat di fasilitas militer pada malam hari ... Setiap (serangan) disertai dentuman kuat, serangan kedua menyebabkan gelombang ledakan besar," tambahnya.
Rusia meluncurkan operasi militer di Ukraina sejak Februari 2022. Angkatan bersenjata Rusia mulai menyerang infrastruktur kritis Ukraina pada 10 Oktober 2022, beberapa hari setelah Ukraina mengebom jembatan Krimea, yang menghubungkan Semenanjung Krimea dengan daratan utama Rusia.
Sumber: republika
Artikel Terkait
Tragis! 21 Tewas dalam Tabrakan Maut Kereta Cepat Spanyol, Diduga Akibat Anjlok di Adamuz
Mengungkap Dampak Tersembunyi Perang Gaza: Lonjakan 40% PTSD & Gelombang Bunuh Diri di Militer Israel
Wanita Turki Ini Klaim Putri Donald Trump! Minta Tes DNA, Ini Bukti dan Kisahnya
Debat Sengit AS vs Iran di DK PBB: Ancaman Perang Terbuka Menggantung?