Heydari juga menyinggung drone bawah tanah rahasia Angkatan Darat yang dipamerkan baru-baru ini. "Semua peralatan ini adalah untuk menanggapi agresi bodoh musuh-musuh Revolusi Islam, dan senjata ringan pasukan darat sedang diubah, diperbarui, dan dilokalisasi," ujarnya.
Selain itu, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran menyebut Israel memiliki rencana untuk membunuh Presiden Iran Ibrahim Raisi dan pejabat senior lainnya. Rencana ini merupakan upaya Israel mengacaukan politik Teheran.
Dalam pengumuman di saluran Telegram resminya, IRGC mengutip sumber-sumber anonim intelijen Iran bahwa, intelijen Israel, Mossad, bertujuan membunuh Raisi di luar Ibu Kota Iran, Teheran.
Rencana ini bertujuan menggoyahkan Iran, meruntuhkan ekonomi dan mata uang nasionalnya yang akan menyebabkan protes besar-besaran.
Intelijen itu kemudian memaksa Kementerian Intelijen dan Keamanan Iran menginformasikan rencana tersebut kepada Presiden Raisi. Akibatnya, Raisi membatalkan beberapa kunjungan dan partisipasi dalam acara-acara di luar Teheran, karena situasi genting.
Sumber: m.republika.co.id
Artikel Terkait
Kilang Aramco Terbakar! Serangan Drone Iran Guncang Pasar Minyak Global, Apa Dampaknya?
Iran Serang 27 Pangkalan AS di Teluk: Apakah Ini Awal Perang Dunia di Timur Tengah?
555 Korban Tewas! Iran Balas Serang AS-Israel, 131 Kota Porak-Poranda
Selat Hormuz Ditutup! Begini Strategi Darurat Pemerintah Jaga Stok Minyak Nasional