“‘Indonesia belum siap untuk demokrasi,’ katanya kepada saya dalam pertemuan tersebut. Negara ini, katanya, membutuhkan ‘rezim otoriter yang jinak’,” cerita Allan Nairm.
Allan Nairm menyebut Prabowo menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan militer.
“Ia memuji kudeta baru-baru ini di Pakistan dan merenungkan kemungkinan melakukan langkah serupa di Indonesia,” tulis Allan Nairm.
“‘Apakah saya punya nyali?’ tanyanya retoris. ‘Apakah saya siap disebut diktator fasis?’ Sejak saat itu, Prabowo telah berulang kali mencoba melakukan kudeta dan gagal dua kali dalam pemilihan presiden,” tambahnya.
👇👇
TAGS
TAGS2
SSSS
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad