Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan, langkah ini akan membantu memastikan kesiapan tempur pulau dalam menghadapi aktivitas yang kerap dilakukan China.
Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS mengatakan pihaknya telah menyampaikan sertifikasi ke Kongres setelah persetujuan Departemen Luar Negeri bagi penjualan tersebut. Proposal itu diminta oleh kedutaan de facto Taiwan di Washington.
Penjualan tersebut mencakup suku cadang dan perbaikan yang tidak diklasifikasikan untuk kapal dan sistem kapal, teknis logistik, dukungan teknis dan logistik perwakilan pemerintah AS dan kontraktor.
"Penjualan yang diusulkan akan berkontribusi pada keberlanjutan armada kapal permukaan penerima, meningkatkan kemampuannya untuk menghadapi ancaman saat ini dan masa depan," kata Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan AS dalam pernyataan Rabu (8/6/2022) waktu setempat.
Suku cadang akan bersumber dari vendor Angkatan Laut AS yang disetujui dan/atau Stok Angkatan Laut AS.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda