Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan kesepakatan itu diharapkan mulai berlaku dalam waktu satu bulan. Pihaknya juga menyatakan terima kasih kepada AS atas dukungannya dalam membantu Taiwan dapat melindungi dirinya sendiri.
"Mengingat aktivitas kapal perang China yang sering terjadi baru-baru ini di laut dan wilayah udara di sekitar negara kita, suku cadang kapal yang telah disetujui oleh Amerika Serikat untuk dijual akan membantu memelihara peralatan dan konsumsi yang layak dari kapal angkatan laut kita dan memenuhi kebutuhan pertempuran yang sebenarnya untuk kesiapan," katanya.
Tidak ada pihak yang memberikan perincian tentang bagian apa yang akan diterima Taiwan. Sebagian besar kapal perang utama Taiwan dibuat atau dirancang oleh AS.
Pulau yang diperintah secara demokratis itu telah mengeluhkan misi berulang-ulang oleh angkatan udara China di zona pertahanan udaranya, bagian dari apa yang dilihat Washington sebagai upaya Beijing untuk menekan Taipei agar menerima kedaulatannya. Angkatan Laut China juga telah melakukan misi yang semakin teratur di dekat Taiwan.
AS, seperti kebanyakan negara, tidak memiliki hubungan resmi dengan Taiwan. Namun Washington adalah pendukung terbesarnya dan terikat oleh hukum untuk menyediakan sarana untuk membela diri.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar