"Aksi masyarakat yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat agar kelak pejabat dan wakil rakyat lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan politik," ujar Hensa.
"Sampai keluar kata-kata yang tak diinginkan oleh masyarakat itu sudah kelewatan. Maka, ini bisa jadi pelajaran buat yang lainnya agar tak sembarangan dalam berkomunikasi kepada publik."
Hensa meyakini para legislator yang telah memicu kekisruhan ini memahami situasi genting yang sedang terjadi, dan menyarankan mereka kembali ke profesi awal.
"Ini kan sekadar saran, demi bangsa dan negara. Sahroni adalah pengusaha sukses sebelumnya, sementara Nafa, Eko, dan Uya juga selebriti sukses."
"Mungkin lebih baik kembali saja ke profesi sebelumnya, dan saya yakin sekarang mereka paham akan situasinya," katanya.
👇👇
Eko Patrio dan Uya Kuya Minta Maaf, Janji Akan Lebih Hati-hati Bersikap pic.twitter.com/0fH32OABvZ
Sekarang Nafa Urbach yang minta maaf... pic.twitter.com/ALUYiTtnqv
Sumber: Suara
Artikel Terkait
HGU PT Sugar Group Dicabut! Rp14,5 Triliun Kembali ke Negara, Benarkah Konflik Agraria Lampung Berakhir?
Ratih, Bibi Ressa, Buka Suara: Denada Tawarkan Anaknya untuk Diadopsi, Tak Pernah Sekali Tanya Kabar
Kezia Syifa: Gadis Berhijab Indonesia di Militer AS, Gajinya Bikin Melongo!
Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi: Memaafkan Tanpa Minta Maaf, Ini Fakta Hukum yang Mengejutkan