"Kasih tahu anak Anda agar hapus akun Twitter-nya sekarang juga atau ku sebarkan ini ke kontak handphone anda sekarang juga," bunyi salah satu pesan.
Terdapat pula poster DPO dengan foto korban lengkap dengan identitas pribadi seperti NIK, alamat hingga nama lengkap.
"Ini tentu modus yang sangat sistematis dan hanya dilakukan oleh mereka yang punya kuasa, termasuk kuasa pada akses data pribadi warga Indonesia," tulis Safenet.
👇👇
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya