"Kita berdiri di sini dalam solidaritas dengan Palestina. Tetapi yang terpenting adalah bahwa segala sesuatu yang tidak berdaya, dan bahwa kita hanya dapat bergerak maju jika kita berani menempatkan mereka yang paling rentan di pusat," ujar Ouwehand.
"Saya akan sangat menghargai jika saya dapat memberikan kontribusi tanpa harus berganti pakaian," tambahnya.
"Sekali lagi, saya ingin meminta Anda untuk berganti pakaian lain lalu kembali lagi," pinta Bosma.
Kemudian Ouwehand meninggalkan ruang parlemen.
Dia berganti baju pakai kemeja merah muda dengan bintik-bintik hitam serta celana hijau.
Ouwehand tetap menegaskan posisi serta dukungannya kepada Palestina.
Pakaian baru yang dikenakan Ouwehand itu merupakan representasi dari semangka, yang menjadi simbol solidaritas terhadap warga Palestina.
Semangka menjadi simbol setelah pemerintah Israel melarang pengibaran bendera Palestina selama Perang Enam Hari dengan Mesir, Suriah, dan Yordania pada 1967.
👇👇
Sumber: Detik
Artikel Terkait
TNI Buka Suara Soal Video Intel & Anies di Warung Soto: Ini Faktanya!
Liu Xiaodong, Otak Pencurian 774 Kg Emas Ketapang: Kerugian Negara Tembus Rp 1 Triliun!
Surat Bunuh Diri Anak SD di NTT: Ini Bukti Nyata Kegagalan Negara Lindungi Masa Depan Anak?
Ancaman Militer AS ke Iran: Strategi Usang yang Picu Perang atau Akhir Hegemoni?